
BUKATEJA – Halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bukateja hari ini, Jumat (21/11), terasa jauh lebih hidup dan bergemuruh dari biasanya. Ratusan siswa, guru, serta karyawan sekolah menyambut kedatangan orang nomor satu di Purbalingga, Bapak Bupati Fahmi, dengan antusiasme yang luar biasa.
Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan agenda penting untuk menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI sekaligus memberikan motivasi langsung kepada generasi muda vokasi.
Sambutan Hangat Budaya Lokal
Setibanya di lokasi, Bupati Fahmi langsung disambut dengan tarian khas Jawa yang dibawakan dengan apik oleh siswi-siswi SMKN 1 Bukateja. Gerakan yang luwes diiringi gamelan yang merdu menciptakan suasana penyambutan yang hangat dan kental akan nilai budaya, mencerminkan identitas Purbalingga yang menjunjung tinggi kearifan lokal.
Energi Baru dalam Sosialisasi 4 Pilar
Dalam sesi inti acara, Bupati Fahmi menyampaikan materi Sosialisasi 4 Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Tidak seperti ceramah pada umumnya yang kaku, Bupati Fahmi membawakan materi dengan gaya pidato yang sangat enerjik dan penuh semangat.
“Pancasila bukan hanya hafalan di bibir, tapi harus jadi darah daging anak muda Purbalingga. Keberagaman kita adalah kekuatan, bukan kelemahan!” tegas Bupati Fahmi yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Beliau menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi karakter siswa di tengah gempuran arus informasi global.
Anak SMK: Generasi Emas Siap Kerja
Momen paling membakar semangat terjadi ketika Bupati Fahmi menyinggung tentang kelebihan menjadi anak SMK. Dengan suara lantang dan memotivasi, beliau menyebut siswa SMK sebagai “pasukan khusus” pembangunan bangsa.
Beberapa poin kunci yang disampaikan Bupati mengenai keunggulan siswa SMK antara lain:
-
Skill Praktis: Siswa SMK memiliki keterampilan nyata yang langsung dibutuhkan dunia industri.
-
Mental Baja: Kurikulum SMK membentuk mental yang tangguh dan siap menghadapi tekanan dunia kerja.
-
Kemandirian: Lulusan SMK memiliki opsi fleksibel: bekerja, melanjutkan kuliah, atau menjadi wirausaha muda.
“Kalian harus bangga menjadi anak SMK! Kalian adalah generasi yang ‘Siap Kerja, Santun, Mandiri, dan Kreatif’. Masa depan Purbalingga dan Indonesia ada di tangan kalian yang terampil!” seru Bupati Fahmi, menyuntikkan kepercayaan diri kepada seluruh siswa.
Kebersamaan Tanpa Sekat
Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan momen kebersamaan yang cair. Tidak ada jarak antara pemimpin dan warganya. Bupati Fahmi menyempatkan diri untuk foto bersama dengan seluruh siswa, jajaran dewan guru, dan staf karyawan SMKN 1 Bukateja. Tawa dan senyum merekah di wajah semua orang, menandakan suksesnya acara hari ini.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi memori indah, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh warga SMKN 1 Bukateja untuk terus berprestasi dan mengamalkan nilai-nilai luhur 4 Pilar Kebangsaan.